Cerpen Mbah

Mbahku paling banyak punya istri di desaku. Dari istri tua sampai istri muda bahkan semi muda. Aku sendiri cucu dari istri ketiganya. Pernah kukatakan bahwa diriku ini cucunya. Ia tak percaya karena tak mirip dengan ayahku apalagi dengan dirinya. Mbahku curiga terhadap keberadaanku. Mbahku memang hebat. Meski punya banyak istri, ia tetap fit dan selalu kuat. Kata ayahku, mbahku menyimpan ilmu penakluk cinta. Ilmu itu diperoleh dari olah tapanya yang lumayan ketat dan berat. Empat puluh dua hari mutih dan tidak boleh bicara kepada siapapun. Konon ilmu itu mendapatkan bisikan gaib. Pernah kutanyakan, “Mbah, kenapa doyan kawin?” Dengan bangganya mbah menjawab. “Kasihan dunia ini akan sepi jika tak diisi dengan nafas manusia. Di samping itu, alam neraka maupun surga bisa penuh jika tak dikurangi dengan kelahiran.” “Ah, Mbah ada-ada saja.” “Mbah hanya delapan istri saja kau sudah kaget. Coba lihat para raja dulu berapa istri dan berapa selir dimilikinya. Mana ada yang berani mrotes? Mbah cuma delapan. Kau mestinya bangga punya mbah yang hebat seperti ini. Kau mau mewarisi ilmu mbah? Jangan seperti ayahmu itu. Ia hanya punya satu istri dan satu anak seperti kamu. Kalau kau mati, siapa yang ngawasi ayahmu. Sudah sering mbah suruh. Beristri lebih dari satu.” “Ayah PNS Mbah.” “Itulah salah ayahmu. Mau diatur oleh peraturan. Coba seperti Mbah. Siapa yang ngatur tak ada. Mbah suruh agar menjadi juragan buah tak mau. Sekarang rasakan, tak...

Read More